Pada tutorial dasar tentang photoshop kali ini saya akan membahas mengenai teknik masking di photoshop. Teknik ini sederhana namun akan banyak anda gunakan ketika anda bergelut di dunia kerja dengan photoshop misalnya dalam hal dll. Kenapa lebih menggunakan tehnik masking daripada eraser tool? Pada dasarnya masking mempunyai fungsi yang sama dengan erasing tool yaitu menghilangkan bagian yang tidak diinginkan namun ada perbedaan mencolok diantara keduanya. Perbedaan antara Masking dan Erasing adalah jika menggunakan teknik masking maka gambar tidak akan rusak dan bisa dikembalikan seperti semula karena efek masking ini hanya menutupi bagian yang tidak diinginkan saja. Sedangkan teknik erasing dengan eraser tool memiliki efek menghilangkan bagian dengan menghapus object secara langsung. Oleh karena itu editor foto professional lebih menggunakan masking ketimbang erasing tool. Masih bingung mari kita ikuti saja tutorial Masking dengan photoshop berikut ini : 1. Buka Photoshop anda, di Start > All Program > Adobe Photoshop 2. Masukkan foto ke dalam photoshop, Caranya : klik File > Open > Pilih Foto > Open Disini saya memasukkan 2 foto yaitu foto namun anda nanti bisa berimprovisasi dengan lebih banyak foto Foto – Foto : – Peta Wisata Bali (jpg) sebagai landasan backgroundnya peta bali, indonesia Gambar : peta bali, indonesia – Foto Penari Bali Balinese Dances Gambar : Balinese Dances ( kenapa foto tentang bali? ya sekalian promosiin pariwisata Indonesia ) 3. Ok, sekarang gunakan Move Tool drag foto Balinese Dances ke Peta Pulau Bali Balinese Dance berada di foto Peta Pulau Bali Gambar : Balinese Dance berada di foto Peta Pulau Bali 4. Sekarang tambahkan masking dengan klik add vector mask Add vector mask Gambar : Add vector mask 5. Ok, set foreground dan background menjadi hitam dan putih, caranya : (tekan tombol D pada keyboard, jika kebalik tekan tombol X , jadi ini sangat penting. Foreground = Hitam, Background = Putih). Lihat Gambar di bawah Set Foreground dan Background Gambar : Set Foreground dan Background Penjelasan : Kenapa? Karena dalam masking nanti ada 2 unsur yaitu black (hitam) dan white (putih), Hitam fungsinya untuk menghapus, sedangkan putih fungsinya untuk mengembalikan penghapusan (masking) 6. Ok sekarang klik Brush Tool, Brush Tool Gambar : Brush Tool Klik panah segitiga kecil dekat brush anda bisa menSet Hardness brush ke 50%, sapukan brush pada foto Balinene Dances Pengaturan Brush Gambar : Pengaturan Brush Hasilnya : foto balinese dances akan hilang pada bagian yang anda sapukan brush Masking Foto Gambar : Masking Foto Balinese Dance ke Peta Bali Nah sekarang akan saya jelaskan, seperti info saya di atas bahwa dengan masking maka foto tidak akan rusak jadi ketika terjadi kesalahan pada masking maka anda bisa menRestore foto anda dengan menggunakan warna putih, klik foreground dan ubah warnanya ke putih. Foreground Putih Gambar : Foreground Putih Sekarang coba sapukan lagi brush anda, dan lihat apa yang terjadi… Restore mask Gambar : Restore / Pengembalian bentuk Foto “Balinese Dances” Anda bisa menambahkan object foto yang lain dan men SET hardness dari brush ke tingkat 0% agar lebih transparan, dan ini Contoh Kreasi dengan Masking Photoshop yang saya buat, anda bisa berkreasi menurut imajinasi anda. Contoh Masking di Photoshop Gambar : Contoh Masking di Photoshop http://www.ilmugrafis.com/photoshop_dasar.php?page=teknik-masking-dengan-photoshop

admin : rizky wahyu

Pada tutorial dasar tentang photoshop kali ini saya

Teknik dasar fotography

Emm, lagi males mosting ni, badan masih pegel abis upacara, so saya copas aja ni artikel blog tetangga, langsung aja ni di baca.
lomo-camera-300x199.jpg

di zaman serba canggih ini, bukanlah hal yang langka, hampir semua kalangan banyak yang menyukai hobi yang dapat menghilangkan stres ini. Berikut teknik dasar dalam belajar fotografi: Bulb Kecepatan kamera, dapat diatur sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Teknik ini dilakukan dengan menahan tombol pelepas rana dengan lebih lama. Untuk mendapatkan hasil foto bulb secara maksimal, dapat digunakan kabel release dan tripod. Misalnya, Anda mempergunakan kecepatan 30 detik sampai habis waktu perekaman cahaya. Depth of Field Hal-hal yang mempengaruhi ruang tajam, yakni Jarak pemotretan (jauh=luas, dekat=sempit), bukaan diafragma (kecil=luas, besar=sempit), jarak fokus lensa atau focal length (tele=sempit, wide=luas, normal=bisa diatur). Zooming Zooming merupakan teknik foto untuk memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa. Perubahan panjang fokus hanya dapat dilakukan dengan lensa zoom. Untuk mendapatkan kesan gerak, Anda harus menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik. Untuk mendapatkan foto zooming secara maksimal, pakai alat kaki tiga (tripod). Panning Panning merupakan salah satu cara untuk memberikan kesan gerak pada foto. Saat melakukan panning, Anda harus mengikuti objek selama membidik. Hasil foto menjadikan objek menjadi relatif tajam dibandingkan dengan backgroundnya yang hampir sepenuhnya blur. Untuk mendapatkan foto panning secara maksimal; dengan speed rendah (8 hingga 60), dan pakai alat kaki tiga (tripod). Slow dan Stop Action Slow action, adalah salah satu teknik fotografi yang bertujuan memperlihatkan atau menangkap gerakan objek. Biasanya digunakan kecepatan rendah, antara 1/30 hingga 1 detik. Stop action adalah kebalikan dari slow, yaitu teknik fotografi untuk bertujuan membekukan gerak objek. Biasanya digunakan kecepatan tinggi, antara 1/125 sampai dengan 1/4000 bahkan lebih.

Sumber: “indonesiarayanews.com/news/fotografi/01-24-2013-23-02/ini-dia-teknik-dasar-dalam-belajar-fotografi-yang-benar”

Posted by Wordmobi

Admin: Rendi Andika

Pengertian Multimedia

Di posting pertama ini saya akan membahas pengertian multimedia,  mungkin kata multimedia sudah tidak asing lagi di telinga anda, tapi walaupun tidak asing mungkin banyak di antara kalian yang belum tau apa pengertian dari multimedia itu sendiri, maka dari itu langsung saja anda baca artikel pengertian multimedia di bawah ini.

saa

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar,animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari dunia informatika, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk memmbuat website.

Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri atau otodidak. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara)dan juga berupa . Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan senserealistis.

Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasildigitizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.

Artikel ini saya kutip dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia